Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Cara mengetahui waktu diberbagai tempat di seluruh dunia

Written By Unknown on Kamis, 08 Desember 2011 | 3:29 PM

Mungkin ada di antara kita yang hendak pergi ke luar kota, luar propinsi, luar pulau atau bahkan luar negeri ?? misalnya mengunjungi saudara-saudara atau tetangga kita yang menjadi TKI di luar negeri ??

Maka ada baiknya kita mengetahui perbedaan waktu di daerah yang akan kita tuju. Karena dengan demikian, kita tepat sampai tujuan berdasarkan waktu yang telah kita rencanakan.

Caranya sangat mudah, silahkan buka link ini: http://localti.me :

Setelah terbuka site http://localti.me, kita bisa langsung memasukkan nama daerah di seluruh dunia di kotak pencarian (search), namun saya sarankan untuk mengklik dulu tab LOCATION DIRECTORY yang terletak di bagian bawah site (atau bagian yang saya lingkari merah). Hal ini untuk mengantisipasi kesalahan eja nama kota yang kita masukkan. Misalnya kita ingin mengetahui jam berapa di daerah Jeddah, Arab Saudi. Jika kita tuliskan Jeddah, Arab Saudi, maka akan ada pesan bahwa kota yang dimaksud tidak dapat ditemukan. Hal ini karena nama kota yang kita masukkan kurang tepat, harusnya kita tulis Jiddah, Saudi Arabia..

Jadi untuk memudahkan pencarian kota, langsung klik aja LOCATION DIRECTORY yang terletak di bagian bawah site (atau bagian yang saya lingkari merah). Dan hasilnya seperti ini :

Anda dapat memilih daerah manapun yang tertera dalam daftar tersebut. Misalnya kita ingin melihat waktu di Jiddah, Arab Saudi, maka kita fokus pada grup ASIA, kemudian pilih SAUDI ARABIA pada list nama negara. Hasilnya seperti ini:
Saat saya buat tulisan ini, di daerah saya (Madiun, Indonesia) jam di laptop menunjukkan pukul 16:00 WIB (04:00 sore), ternyata di Jeddah - Saudi Arabia masih pukul 11:59 AM (pagi).

Uniknya website ini juga dilengkapi dengan peta, bahasa, suhu, conversi mata uang, posisi pengendara di jalan, dan lain-lain, bahkan model colokan listrik pun juga ditampilkan.

Ok, silahkan Anda coba sendiri.

PERTANYAKAN MORALITAS KETUHANAN LAFADZ "MAHA" PADA "MAHASISWA"

Written By Unknown on Rabu, 19 Oktober 2011 | 12:15 PM

Secara umum kata "mahasiswa" digunakan sebagai sebutan untuk pelajar di sebuah universitas atau perguruan tinggi, sedangkan kata "siswa" digunakan sebagai sebutan untuk pelajar pada tingkat di bawah universitas atau perguruan tinggi. Namun uniknya, penamaan seperti ini hanya terdapat di Indonesia, sedangkan di luar negeri, khususnya dalam bahasa Inggris, "siswa" pada semua tingkat pendidikan disebut dengan student, dan tidak dinamai dengan super student atau ultra student. Padahal lafadz "Maha" biasanya disandingkan dengan nama-nama Tuhan, misalnya: Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dsb.

Hal inilah yang seringkali menimbulkan pertanyaan dalam benak kita; 
  1. Mengapa siswa di universitas mesti dinamai "mahasiswa" ?
  2. Kenapa tidak "siswa" saja, sebagaimana umumnya pelajar di luar negeri ?
  3. Pantaskah penambahan lafadz "maha" itu ?
  4. Tidakkah penambahan lafadz "maha" itu berarti telah menerjang ranah Tuhan ?
  5. Tidak takut kualat kah ?
  6. Apakah itu berarti kita akan menjadi manusia-manusia yang tidak beradab, tidak berakhlak dan tidak bermoral pada Tuhan ?
  7. Sehebat apakah mahasiswa, sehingga titel "maha" pun disematkan padanya ?
  8. dan pertanyaan yang semisalnya.. :x
Tentu saja tidak mudah untuk menjawab semua pertanyaan tadi. Di berbagai situs yang menjadi referensi saya, tak satupun yang memberikan jawaban yang pas dan memuaskan (khususnya bagi saya pribadi :) ), terutama tentang kata "mengapa" yang seharusnya dijawab dengan kata "karena". Diantara situs-situs tersebut antara lain:
kamaluddin.netau.net/files/siswavsmahasiswa.pdf
Lain halnya dengan pengertian mahasiswa. Menurut bahasa, kata mahasiswa berasal dari dua kata, yakni maha dan siswa. Maha berarti tinggi, sedangkan siswa berarti pelajar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mahasiswa adalah orang yang telah terdaftar di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Jadi, secara istilah dapat dikatakan bahwa mahasiswa adalah orang-orang yang memiliki kecerdasan intelektual dan moral yang dapat digunakan atau diterapkan dalam kehidupan sosial.
http://www.thewicaksonos.info/mahasiswa-maha-siswa-2.html
Sebenarnya seperti tertulis di judul artikel ini, mahasiswa sama dengan maha+siswa. Siswa pada tingkatan yang lebih tinggi atau lebih besar. Jika selama lebih dari sepuluh tahun mereka telah menjadi siswa dengan pengaturan dan monitor yang ketat dari guru dan orang tua, maka ketika tiba di perguruan tinggi mereka telah disebut maha+siswa. Sebutan ini bagi saya mengandung makna yang khusus.. Mahasiswa berarti siswa yang telah saatnya mampu untuk mengatur, mengelola dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Mahasiswa juga berarti siswa yang telah mampu berpikir mengenai alasan mengapa dia mengambil program studi tertentu di perguruan tinggi. Mahasiswa juga adalah mereka yang telah mampu memikirkan langkah-langkah yang perlu diambil dalam hidupnya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan oleh mahasiswa itu sendiri.
Menurut saya pribadi, penjelasan yang diuraikan dalam 2 (dua) situs di atas tidak mampu memuaskan uneg-uneg saya selama ini. Dan jawaban yang umum seperti itu, saya rasa sudah kita pahami sejak awal kita masuk ke universitas atau perguruan tinggi. Namun tetap saja, pertanyaan "mengapa harus maha ?" tidak terjawab dengan kata "karena"..

Sebelum kita lanjut, saya sekedar mengingatkan, bahwa kata/lafadz "maha" tidak selalu disandingkan dengan nama-nama Tuhan, misalnya seperti ini:
  • mahabintang = sebutan untuk orang yang terkenal karena prestasinya
  • mahadewi = sebutan untuk seorang putri atau permaisuri/istri raja
  • mahaguru = sebutan untuk guru besar (guru di universitas)
  • mahamenteri = sebutan untuk kepala menteri
  • mahapatih = sebutan untuk patih tertinggi
  • mahaduta = sebutan untuk duta besar
  • maharani = sebutan untuk ratu/raja perempuan
  • mahakarya = sebutan untuk karya besar atau karya yang gemilang
Dalam EYD (Ejaan Yang Disempurnakan), kata "maha" tergolong dalam bahasan "KATA TURUNAN". Sekilas aturan penulisan "maha" menurut EYD  (lihat pada kalimat yang saya highlight kuning) :

II. PENULISAN KATA
A. Kata Dasar

    Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
    Misalnya:

        Buku itu sangat menarik.
        Ibu sangat mengharapkan keberhasilanmu.
        Kantor pajak penuh sesak.
        Dia bertemu dengan kawannya di kantor pos.

B. Kata Turunan

    1.     a.     Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya.
            Misalnya:

        berjalan
        dipermainkan
        gemetar
        kemauan
        lukisan
        menengok
        petani

        b.     Imbuhan dirangkaikan dengan tanda hubung jika ditambahkan pada bentuk singkatan atau kata dasar yang bukan bahasa Indonesia.
            Misalnya:

        mem-PHK-kan
        di-PTUN-kan
        di-upgrade
        me-recall

    2.     Jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Bab III, Huruf E, Butir 5.)
        Misalnya:

        bertepuk tangan
        garis bawahi
        menganak sungai
        sebar luaskan

    3.     Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Bab III, Huruf E, Butir 5.)
        Misalnya:

        dilipatgandakan
        menggarisbawahi
        menyebarluaskan
        penghancurleburan
        pertanggungjawaban

    4.     Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu

          ditulis serangkai.
        Misalnya:

        adipati     dwiwarna     paripurna
        aerodinamika     ekawarna     poligami
        antarkota     ekstrakurikuler     pramuniaga
        antibiotik     infrastruktur     prasangka
        anumerta     inkonvensional     purnawirawan
        audiogram     kosponsor     saptakrida
        awahama     mahasiswa     semiprofesional
        bikarbonat     mancanegara     subseksi
        biokimia     monoteisme     swadaya
        caturtunggal     multilateral     telepon
        dasawarsa     narapidana     transmigrasi
        dekameter     nonkolaborasi     tritunggal
        demoralisasi     pascasarjana     ultramodern

        Catatan:
    (1)     Jika bentuk terikat diikuti oleh kata yang huruf awalnya huruf kapital, tanda hubung (-) digunakan di antara kedua unsur itu.
        Misalnya:

        non-Indonesia
        pan-Afrikanisme
        pro-Barat

    (2)     Jika kata maha sebagai unsur gabungan merujuk kepada Tuhan yang diikuti oeh kata berimbuhan, gabungan itu ditulis terpisah dan unsur unsurnya dimulai dengan huruf kapital.
        Misalnya:

        Marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.
        Kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Pengampun.

    (3)     Jika kata maha, sebagai unsur gabungan, merujuk kepada Tuhan dan diikuti oleh kata dasar, kecuali kata esa, gabungan itu ditulis serangkai.
        Misalnya:

        Tuhan Yang Mahakuasa menentukan arah hidup kita.
        Mudah mudahan Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita.

    (4)     Bentuk bentuk terikat dari bahasa asing yang diserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti pro, kontra, dan anti, dapat digunakan sebagai bentuk dasar.
        Misalnya:

        Sikap masyarakat yang pro lebih banyak daripada yang kontra.
        Mereka memperlihatkan sikap anti terhadap kejahatan.

    (5)     Kata tak sebagai unsur gabungan dalam peristilahan ditulis serangkai dengan bentuk dasar yang mengikutinya, tetapi ditulis terpisah jika diikuti oleh bentuk berimbuhan.
        Misalnya:

        taklaik terbang
        taktembus cahaya
        tak bersuara
        tak terpisahkan

Sekarang, saatnya kita mengkaji makna "mahasiswa". Awalnya saya hendak mengkaji makna "mahasiswa" berdasarkan sejarah dan asal-usul pemakaian kata mahasiswa dan perumusannya, namun saya urungkan niat saya dan sebagaimana situs-situs yang lain, kita pun akan mengkaji makna secara bahasa. Mengapa ? mungkin memang menyelidiki sejarah siapakah penemu pertama istilah "mahasiswa", kapan ditemukannya, kapan dirumuskannya, bagaimana cara dirumuskannya kata itu, amatlah sangat penting dan membantu, sehingga uneg-uneg kitapun akan segera terobati. Tapi perlu diingat, melakukan penyelidikan seperti itu memerlukan pengetahuan sejarah yang mendalam, pengalaman/wawasan yang luas dan waktu yang ekstra, serta tenaga yang ahli di bidang itu, sedangkan saya tidak sedikitpun memenuhi persyaratan tersebut :( . Oleh karena itu kita kesampingkan masalah sejarah, kita kembali ke masalah bahasa saja :) .

Di sini kita akan membahasnya dalam format yang sedikit berbeda. Jika KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengartikan mahasiswa sebagai :
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) software versi 1.3
maha- = bentuk terikat 1) sangat; amat; teramat: mahabesar; mahamulia; 2) besar: mahaguru; mahasiswa
siswa n (noun = kata benda) = murid (terutama pd tingkat sekolah dasar dan menengah); pelajar: -- SMU
mahasiswa n (noun = kata benda) = orang yg belajar di perguruan tinggi;

ke·ma·ha·sis·wa·an n (noun = kata benda) = seluk-beluk mahasiswa; yg bersangkutan dng mahasiswa: contoh dlm kalimat: kuliah kerja nyata (KKN) tidak dapat dipisahkan dr kegiatan -

Maka kita akan mengartikannya dengan makna yang lain.
Maha = sebutan bagi sesuatu yang tidak terputus dan terus-menerus bagi yang disifati.
Siswa = sebutan bagi penuntut ilmu
Sehingga, mahasiswa = penuntut ilmu yang terus-menerus dan tidak pernah terputus, tidak terhenti,
atau terus menerus menuntut ilmu, tidak henti-hentinya menuntut ilmu.
Dalam bahasa yang mudah, mahasiswa = belajar terus-menerus.

Makna tersebut juga cocok dan pas jika diterapkan pada nama-nama Tuhan, contoh:
Maha Pengasih = Sifat kasih yang tidak pernah putus dan terus-menerus, alias tidak terbatas.
Maha Penyabar = Sifat sabar yang tidak pernah putus dan terus menerus, selama-lamanya sabar.
dsb..
Selama sang pemilik sifat ada, maka kemahaanpun tetap berlaku, sedang kita tahu bahwa Tuhan itu kekal, sehingga sifat kemahaan-NYA pun abadi selamanya.

Dari sini, tampak bahwa kata "maha" memiliki 2 (dua) arti yang pokok, dengan penggunaan yang berlainan, yakni:
01. Maha berarti TINGGI (semakna dengan tinggi adalah: hebat, besar, ketua dll)
Contoh maha dalam arti ini adalah : mahakarya, mahaguru, mahamenteri dsb. (sebagaimana yang telah disebutkan di atas)

02. Maha berarti TERUS-MENERUS (semakna dengan terus-menerus adalah: tak terputus, berkekalan (khusus untuk lafadz ketuhanan), tak terbatas (khusus lafadz ketuhann), kontinyu, istiqomah dsb.)
Contoh maha dalam arti ini adalah : mahasiswa, Maha Esa, Mahakuasa, Maha Pengasih dsb

Mungkin dengan kesimpulan kita tadi, sebagian dari Anda ada yang protes :D , kenapa diartikan 2 (dua) ?? apakah sekedar untuk mengepaskan makna ?? :(
Jawab: TIDAK, sekali-kali tidak.
Selain "maha", banyak sekali kata yang mempunyai arti 2 (dua) bahkan lebih dari 2 (dua). Yakni pada kata-kata yang termasuk homonim. Saya rasa kita semua sudah paham apa itu homonim :) . Berikut contoh pasangan kata yang termasuk homonim:
a. bisa : dapat

bisa : racun
b. buku : ruas

buku : kitab
c. salak : nama buah

salak : bunyi gonggongan anjing
c. bulan : waktu 30 hari

bulan : nama satelit bumi
d. genting : gawat

genting : benda penutup atap rumah
e. malam : nama waktu lawannya siang

malam : nama zat bahan membatik
dan sebagainya.. :p

Setelah kita ketahui makna "maha" dan "siswa", maka sekarang mari kita jawab satu-persatu pertanyaan yang tadi kita singgung di atas.

01. Mengapa siswa di universitas mesti dinamai "mahasiswa" ?
Jawab:
Karena frekuensi para pelajar (di perguruan tinggi / universitas yang menyandang sebutan mahasiswa) dalam menuntut ilmu tidak mengenal waktu, tiada henti-hentinya, terus-menerus. Tanpa perlu disuruh, tanpa harus diperintah, meski tidak sedang akan ujian. Ilmu apapun dan di manapun, asalkan bermanfaat dan bernilai positif. (gk sulit kan jadi mahasiswa sejati :) )

02. Kenapa tidak "siswa" saja, sebagaimana umumnya pelajar di luar negeri ?
Jawab:
Karena kita rakyat Indonesia, kita memiliki budaya dan aturan sendiri, tidakkah kita bangga menjadi rakyat Indonesia ? :)

03. Pantaskah penambahan lafadz "maha" itu ?
Jawab:
Pantas bahkan sangat pantas. Mengapa pantas ? karena kata "maha" dapat berfungsi sebagai motivator, yang memotivasi pelajar dalam menuntut ilmu. Bukankah tanpa motivasi, seseorang akan lemas, tidak bergairah, tak berdaya dan lumpuh ??

04. Tidakkah penambahan lafadz "maha" itu berarti telah menerjang ranah Tuhan ?
Jawab:
Tidak, lafadz "maha" pada mahasiswa tidak menerjang/melanggar ranah/wilayah Tuhan. Mengapa ? karena ada perbedaan yang mendasar antara "maha" yang disandingkan dengan "siswa" dan "maha" yang disandingkan dengan nama-nama atau sifat-sifat Tuhan. Lihat kembali penjelasan di atas, yang mana "maha" memiliki 2 (dua) arti. 
Tambahan, jika "maha" bersanding dengan sifat/nama ketuhanan, maka "maha" berlaku kekal, tak terbatas dan abadi, mengapa ? karena Tuhan sendiri adalah abadi. Ingat kalimat ini :
Selama sang pemilik sifat ada, maka kemahaanpun tetap berlaku, sedang kita tahu bahwa Tuhan itu kekal, sehingga sifat kemahaan-NYA pun abadi selamanya.
Jika "maha" bersanding dengan mahasiswa, maka bersifat terbatas dan sementara, yakni selama mahasiswa tersebut menjadi pelajar di perguruan tinggi atau universitas. Setelah seorang mahasiswa lulus dari perguruan tinggi atau universitas, maka dia bukan lagi mahasiswa, meskipun hal ini tidak berarti bahwa mereka tidak lagi wajib belajar. Cuma penekanan kewajiban belajar tidak sekuat saat menjadi mahasiswa. Intinya mereka harus tetap belajar meski tidak berstatus mahasiswa, bukankah belajar tidak hanya tugas mahasiswa ?

05. Tidak takut kualat kah ?
Jawab:
Karena tidak menerjang ranah/wilayah Tuhan, maka insyaAlloh kita tidak akan kualat.

06. Apakah itu berarti kita akan menjadi manusia-manusia yang tidak beradab, tidak berakhlak dan tidak bermoral pada Tuhan ?
Jawab:
Tidak, karena Keagungan Tuhan, Kekuatan Tuhan, Kehebatan Tuhan tidak akan dapat dilukiskan hanya dengan lafadz "maha". DIA lebih dari sekedar "maha", bahkan jika segala yang "maha" yang berada di alam ini dikumpulkan, tetap tidak akan mampu menyamai apalagi menandingi Keagungan-NYA.
Mungkin Anda bertanya lagi, jika lafadz "maha" tidak mampu melukiskan hakikat Kemahaan Tuhan, mengapa masih saja kita menyebut DIA dengan maha ??
Jawab:
Karena kita hanya manusia dan makhluk yang biasa dan lemah jika disejajarkan dengan DIA. Lafadz "Maha" adalah kata terdahsyat yang mampu dan yang kita punya untuk memuji-NYA.

07. Sehebat apakah mahasiswa, sehingga titel "maha" pun disematkan padanya ?
Jawab:
Sehebat arti dan makna "maha" pada mahasiswa (bukan pada lafadz ketuhanan) dalam arti yang sebenarnya. Dan ini sangat relatif, jika seorang mampu memaksimalkan ke-mahasiswaan-nya, tentu saja dia akan menjadi pelajar yang berilmu, berwawasan luas dan hebat.
Sehingga bukan "Sehebat apakah mahasiswa, sehingga titel "maha" pun disematkan padanya ?" yang harus kita tanyakan, tetapi pertanyaan kita seharusnya adalah "Sejauh manakah titel mahasiswa mampu memotivasi kita untuk menjadi hebat ?"

Terakhir, sebagai mahasiswa jangan hanya puas tatkala kita disebut sebagai :
  • Mahasiswa kupu-kupu (gk perlu ditambah malam :) ), yakni kuliah-pulang, kuliah-pulang, seolah-olah kuliah adalah rutinitas biasa seperti di SMA.
  • Mahasiswa kura-kura, yakni kuliah-rapat, kuliah-rapat, seolah-olah mahasiswa adalah aktivis yang selalu rapat, kemudian demonstrasi-demonstrasi di tengah jalan dan bikin lalulintas mancet.
  • Mahasiswa kuda-kuda, yakni kuliah-dagang, kuliah-dagang, seolah-olah yang dipikirkan mahasiswa adalah cuman bisnis dan uang saja.
Ketiga sebutan tersebut tidaklah buruk, asal kita sebagai mahasiswa mampu mensinergikan ketiganya, sehingga menjadi paduan yang apik, berimbang dan harmonis. Dengan demikian kita pantas menyandang sebutan mahasiswa.

Ingat !!
Bukan "Sehebat apakah mahasiswa, sehingga titel "maha" pun disematkan padanya ?" yang harus kita tanyakan, tetapi pertanyaan kita seharusnya adalah:
"Sejauh manakah titel mahasiswa mampu memotivasi kita untuk menjadi hebat ?"

Hidup mahasiswa !!

GOOGLE DAHSYAT !! MENCARI GAMBAR DENGAN GAMBAR

Written By Unknown on Rabu, 12 Oktober 2011 | 2:12 PM

Sobat cinta (ehm.. sory sy panggil sobat cinta, biasanya sobat blogger, bukan kenapa-napa hanya karena sobat blogger adalah sobat yang sy cinta :) ) biasanya kalau kita mencari gambar via Google search image, kita mengetikkan kata kunci berupa teks dari gambar yang hendak kita cari. Misalnya kita ingin mencari gambar bunga, maka kita tinggal mengetikkan kata "bunga" di kotak penelusuran gambar, maka berbagai macam bunga akan ditampilkan oleh om Google.

Namun sekarang om Google menyediakan fasilitas dahsyat dalam pencarian gambar, yakni mencari gambar dengan gambar.

Apa maksudnya ? 
Dengan fasilitas tersebut, kita dapat menambahkan gambar (gambar, bukan teks) pada kotak penelusuran. Jadi tidak mengetikkan teks, tapi berupa gambar.

Caranya ?
Mudah, tapi agak repot dikit :) ,
Pertama kita buka dahulu situs Google di www.google.com atau www.google.co.id
Kedua kita klik menu gambar di sisi atas,

hasilnya akan tampak seperti gambar pertama di atas.
Ketiga kita mesti geser gambar yang hendak kita gunakan untuk mencari ke dalam kotak penelusuran, bahasa kerennya drag and drop. Gambar bisa berasal dari data di komputer kita, atau berasal dari situs-situs di internet.

Saat menulis posting ini (12 Oktober 2011) fitur baru ini tidak melayani copy-paste gambar, dalam arti misalnya kita copy gambar di kompi kita kemudian kita paste di kotak penelusuran Google maka itu tidak diperkenankan, dibuktikan dengan fasilitas paste saat kita klik kanan kotak penelusuran Google tidak aktif (menu pop-up saat kita klik kanan, teks paste-nya tidak aktif), menggunakan CTRL+V pun juga tidak dapat. Kenapa? Allohu a'lam, hanya DIA kemudian om Google yang tahu :D

Apa manfaatnya ?
Manfaatnya sangat banyak sekali, dan ini tergantung kreatifitas dan imajinasi kita. Misalnya:
1. Kita mempunyai sebuah foto seseorang, kemudian kita ingin tahu, apakah foto itu sudah ada di internet atau belum, dan kita juga ingin tahu itu foto siapa dan alamat webnya dimana.
2. Kita sedang iseng membuka situs, ternyata di situ ada foto cewek cakep, trus kita pengen tahu, siapakah namanya, maka dengan fitur Google ini hal tersebut tidaklah mustahil.
3. Kita mempunyai teman di facebook dengan foto profil yang aneh, namun kita ragu, apakah itu benar fotonya, maka dengan fitur Google ini hal tersebut tidaklah mustahil.

Pengujian 1
Kali ini saya akan menguji foto imoet saya sendiri :$ , mmm... gk jadi ah, ada yang protes :D , pake gambar bunga aja. ini screenshot-nya :

Ini gambar bunga yang hendak saya cari kembarannya di om Google,
Adakah gambar bunga tersebut sudah tersebar di internet ?? kita uji..
Langkah 01: Drag and drop (tekan tahan dan lepaskan) gambar tadi ke kotak penelusuran Google. Mungkin sobat cinta merasa kesulitan, karena gambar berada di drive kompi, sedang om Google di internet? jika benar, begini caranya:
klik gambar (klik kiri), tahan kliknya, geser ke icon browser yang sedang aktif om Google-nya, di sini saya menggunakan browser firefox.
Maka akan terbuka jendela browser Anda, segera arahkan pointer Anda ke kotak penelusuran Google, jika anda kebetulan membuka banyak tab (misalnya facebook, yahoo, detik.co, dll) dan kebetuln lagi yang terbuka bukan situs Google, maka arahkan kursor Anda pada tabulasi situs Google yang biasanya terletak di sisi atas browser.

Langkah 02: Setelah situs om Google tampil, maka arahkan pinter mouse Anda (masih tetap tekan tahan gambar lho.. ) ke kotak penelusuran.
di situ tampak petunjuk dari om Google berupa teks tulisan "Lepaskan gambar di sini", maka yang harus Anda lakukan adalah melepas klik tahan gambar Anda tadi. Istilah kerennya drop, lengkapnya drop image in here ... (gak sangka bahasa inggris saya dahsyat banget.. :$ )

Jreee...ngg..... skarang pekerjaan Anda sudah selesai, ini hasilnya :
Google membaca secara visual gambar kita, dia menampilkan gambar terkaan dan juga gambar yang cocok 100 %. Dan ternyata gambar bunga yang saya buat percobaan, sudah tersebar di berbagai situs di Google. Ada sekitar 721 hasil gambar dalam 0.91 detik... gilaa.....

Dengan fitur pencarian gambar dengan gambar di Google, sebagaimana manfaat ke 3 pada poin di atas, kita dapat pula mengetahui/membongkar akun-akun palsu facebook yang biasanya menampilkan gambar cewek/cowok cakep di profilnya

Saya sudah membuktikannya, dengan membongkar kedok 2 (dua) akun palsu (maksudnya, fotonya saja yang palsu, saya mengatakan akun palsu karena dia telah memakai foto palsu alias foto orang lain) yang menampilkan gambar cewek cantik di profilnya. Bahkan saya berhasil mengetahui nama asli dari foto yang dia pakai itu, meskipun saya belum dapat melacak sang pemilik akun palsu tersebut :# , yang penting saya dapat mengetahui kalau itu foto palsu, saya rasa sudah cukup :) .

AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN

Written By Unknown on Kamis, 06 Oktober 2011 | 1:50 PM

HAKEKAT MAHASISWA
Kelompok ilmiah akademik  rasional, kritis, terbuka, aset nasional, pemimpin masa depan, pribadi yang sedang berkembang.

Potensi Dasar Mahasiswa 
  1. Pemikir, tenaga ahli dan tenaga professional serta sekaligus sebagai penopang pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.
  2. Dijadikan panutan, tumpuan dan harapan para pelajar, pemuda dan masyarakat di sekitarnya.
  3. Memiliki kebebasan akademik yang memberi peluang untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui d.penguasaaan metode dan berbagai teori yang telah teruji kebenarannya..
  4. Intelektualitas dan motivasi yang tinggi untuk mengabdi pada bangsa dan negara.

PERAN MAHASISWA SEBAGAI ASET BANGSA
a. Sebagai sivitas akdemika di perguruan tinggi: 
Memiliki  kebebasan akademik dalam rangka  pengembangan IPTEKS.

b. Sebagai unsur terpelajar dari generasi muda:
Peka terhadap masalah yang berkembang di tengah-tengah masyarakat dan diberi peluang untuk ikut serta dalam menanggulangi berbagai masalah masyarakat.

c. Sebagai warga negara yang telah dewasa:
 Memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara lainnya.

Besarnya SKS mata kuliah dimaknai sebagai :
  1. Seberapa banyak dan seberapa dalam bahan kajian/ materi ajar yang harus dipelajari oleh mahasiswa. (lebih tepat : tingkat penguasaan mahasiswa yang ingin dicapai).
  2. Waktu yang dibutuhkan agar mahasiswa dapat mencapai penguasaan/ kompetensi tersebut dengan metode pembelajaran yang dipilih.
  3. Besarnya peran dalam pencapaian kompetensi lulusan, yang ditunjukkan dengan perbandingan besarnya sks mata kuliah ini terhadap keseluruhan beban studi di tiap semester.

METODE

TUJUAN PENDIDIKAN PROGRAM DIPLOMA
Menurut SK Mendiknas No. 232/U/2000

D IDiarahkan pada hasil lulusan yang menguasai :
  • Kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang bersifat rutin, atau
  • Memecahkan masalah yang sudah akrab sifat-sifat maupun kontekstualnya di bawah bimbingan.

DII
Diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai :
  • Kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang bersifat rutin, atau 
  • Memecahkan masalah yang sudah akrab sifat-sifat maupun kontekstualnya secara mandiri, baik dalam bentuk pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya.

DIII
Diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai :
  • Kemampuan dalam bidang kerja yang bersifat rutin maupun yang
  • Belum akrab dengan sifat-sifat maupun kontekstualnya,
  • Secara mandiri dalam pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya, 
  • Serta mampu melaksanakan pengawasan dan bimbingan atas dasar ketrampilan manajerial yang dimilikinya.

DIV
Diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai:
  • Kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks, dengan dasar kemampuan profesional tertentu, termasuk ketrampilan merencanakan, melaksanakan kegiatan, memecahkan masalah dengan tanggung jawab mandiri pada tingkat tertentu,
  • Memiliki ketrampilan manajerial, serta mampu mengikuti perkembangan, pengetahuan, dan teknologi di dalam bidang keahliannva.


__________________________
SUKO ISWAHYUDI, SE
(Dosen senior AMKOP "TANTULAR" MADIUN)

Suko Iswahyudi, SE

MENGATASI GEN KETURUNAN PEMALAS WARISAN LELUHUR

Written By Unknown on Selasa, 27 September 2011 | 8:20 AM

Rajin pangkal kaya
Malas pangkal miskin


Sejak duduk di bangku TK (taman kanak-kanak) kita telah diajari 2 kalimat di atas. Kalu tidak salah itu namanya pantun :D.

mmmm... kliatane ada yang salah dengan pantun di atas.Harusnya pantun itu berbunyi begini:

Rajin pangkal pandai
Hemat pangkal kaya

Tapi gak papa lah, kita tetep fokus pada pantun pertama tadi.. :$ :$ :$ :$

Siapa sih yang tidak ingin kaya ? dan siapa pula yang mau miskin ?. Bagi umumnya manusia (emang ada manusia yang tidak umum ? :k ) dua keadaan tersebut merupakan keniscayaan, yang mana kita pasti memilih untuk jadi kaya dan tidak miskin (aku juga pengen ;-) ).

Namun masalahnya, sesuai pantun di atas, untuk jadi kaya kita harus rajin, kalau kita malas-malasan kita bakal jadi miskin. Padahal sifat rajin itu sulit dilakukan sedangkan sifat malas sangat mudah dilakukan.


Diantara sifat rajin itu seperti berikut:

1. Kalau masih sekolah, kita mesti giat belajar, selalu mengerjakan PR, dll.
2. Bangun pagi, mandi, sarapan, dll.
3. Kalau kita sudah bekerja, kita mesti datang on time, semangat dalam bekerja, dll.
4. Kalau kita religius, kita mesti sholat tepat waktu (dan berjamaah), khususnya sholat subuh, tidak tidur setelah sholat subuh, tidak tidur setelah sholat asar, tidak tidur setelah sholat maghrib, membiasakan sholat tahajud di malam hari, dll

Sedangkan contoh sifat malas adalah lawanya sifat rajin, yakni memperturutkan hawa nafsu (nafsu malas maksudnya :D), ogah-ogahan, pengenya tidur melulu, tinggal perintah, semua ingin tersedia, ibaratnya mau makan tinggal mengunyah, enak khan ??

Sebentar, jangan bilang enak dulu. Kalau kita cermati sifat-sifat orang malas itu persis seperti sifat orang sakit parah/kronis, bener tidak ??

Berarti disaat kita malas sama halnya kita sedang sakit parah. Kalau kita merasa sehat-sehat saja namun masih malas, berarti yang sehat itu cuma jasmani kita saja, sedang ruhani kita sedang sakit parah.

Kalau sudah sakit parah, berarti tinggal hitung hari... mati/miskin !!!
Hayoo... siapa yang masih malas ????

Di bangku pojok belakang ada yang protes;
" Pak guru saya sebenarnya tidak ingin malas, tapi apa daya sifat malas ini bawaan dari orang tua saya yang diwariskan secara turun-temurun dari leluhur kami. Sehingga dalam tubuh saya sudah ada gen pemalas warisan leluhur, bagaimana ini Pak ??"

Walah.. pertanyaannya kok sulit amat. Gen itu apa, saya juga tidak tahu-menahu. Wong saya itu bukan guru/ahli biologi. Saya cuma guru TPA. :D (tapi sekarang sudah lengser :p )

Berarti sifat malas kamu itu adalah takdir !

" Lho ????? "

Sebentar saya jelaskan, berhubung saya ini tidak paham masalah gen, Dan gen malas itu bisa diwariskan atau tidak ke anak cucu, saya juga belum paham, maka saya menganggap bahwa hal itu bisa (dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terburuk dan mengenaskan).

Dan jika itu benar bisa diwariskan, maka itu adalah takdir dari Yang Maha Kuasa, dok dok dok.. (kayak di pengadilan aja.. :D )

" Lantas solusinya bagaimana ? "

Begini, karena dalam hal ini kita menyentuh ranah takdir, yang mana hal tersebut adalah wewenang mutlak Yang Maha Kuasa, maka solusinya pun juga harus dari Yang Maha Kuasa.

" Gimana tho, kok makin mbulet, bikin tambah bingung ???? "


Menurut pengetahuan saya, takdir itu ada yang bisa dirubah dan ada yang tidak bisa dirubah. (lihat sini)

Dan gen malas ini, jika benar hasil keturunan, maka termasuk takdir yang bisa dirubah. Kenapa ??

Karena banyak sekali ayat-ayat atau hadits-hadits yang melarang kita untuk bersifat malas.

" Bagaimana cara mengubahnya, supaya saya tidak malas ?? "

1. Dengan doa yang terus-menerus (istiqomah), doanya sebagai berikut:

أللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن

وأعوذ بك من العجز والكسل

وأعوذ بك من الجبن والبخل

وأعوذ بك من غلبة الدين وقهر الرجال


Allaahumma innii a’uudzu bika minal hammi wal hazan,
wa a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasal,
wa a’uudzu bika minal jubni wal bukhul,
wa a’uudzu bika min ghalabatid daini wa qahril rijaal.

artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan hati dan kesedihan,
Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas,
Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan bakhil,
Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan tekanan orang.

(dari Abu Umamah r.a. doa yang disarankan, HR Abu Dawud)


Bacalah tiap setalah mengerjakan sholat 5 (lima) waktu, atau jadikan doa ini sebagai dzikir.

atau dengan doa ini:


(versi Imam Bukhari)

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي
قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ
 مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Telah bercerita kepada kami Musaddad telah bercerita kepada kami Mu’tamir berkata aku mendengar bapakku berkata eku mendengar Anas bin Malik radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa berdo’a:

“ALLAAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL ‘AJZI WAL KASALI WAL JUBNI WAL HAROMI WA A’UUDZU BIKA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT WA A’UUDZU BIKA MIN ‘ADZAABIL QOBRI” 

(HR. BUKHARI – 2611)

artinya:
“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari sikap lemah, malas, pengecut dan kepikunan dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa qubur”.

(ini versi Imam Termidzi)


حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو يَقُولُ :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ
وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَفِتْنَةِ الْمَسِيحِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ


Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ja’far dari Humaid dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa dengan mengatakan:

“ALLAAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL JUBNI WAL BUKHLI WA FITNATIL HASIIHI WA ‘ADZAABIL QABRI"

(HR. TIRMIDZI – 3407)

artinya:

Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan, pikun, sikap penakut, dan kikir, serta fitnah Al Masih (Dajjal) dan dari adzab kubur.

Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan shahih.

2. Biasakan mandi grujukan (membasahi kepala, boleh pakai air hangat) sebelum terbit matahari di pagi hari

- Dikerjakan saat dini hari sebelum sholat malam (ini pasti sulit, karena Anda pemalas)
- alternatif ke 2, lakukan mandi sebelum sholat subuh
- kalau masih malas, alternatif ke 3, lakukan mandi sekitar jam 5.00 pagi (asalkan sebelum terbit matahari)

- kalau masih malas juga, alternatif ke 4, lakukan mandi sebelum berangkat sekolah/berangkat ke kantor/bekerja. Saya yakin tidak ada di antara kalian yang berangkat sekolah / berangkat kerja tanpa mandi terlebih dahulu :p . (tapi jika Anda melakukan alternatif ke 4 ini, efek yang Anda rasakan hampir tidak ada, namun masih mendingan daripada Anda tidak mandi sama sekali ;) ).

Sebagai tambahan, mandi grujukan sebelum matahari terbit dapat pula membuat kita awet muda. Boleh mandi tersebut menggunakan air hangat, tapi lebih afdhol dengan air dingin. penjelasan lebih lanjut akan saya bahas dalam posting selanjutnya, insyaAlloh.

" Ok, mungkin untuk urusan mandi bisa saya usahakan, tapi untuk urusan doa atau dzikir saya masih merasa kesulitan. Sholat saja saya bolong-bolong. Trus gimana ini ? "

Jika memang kondisi Anda seperti itu, berarti Anda dalam pengaruh makhluk ghoib / jin :# :# . Saya serius, dan tidak ada cara lain, selain Anda harus diruqyah. Ruqyah sudah tidak asing lagi di jaman sekarang. Segera datang ke klinik-klinik ruqyah di daerah Anda !.

Awas ! jangan salah pilih, pilih ruqyah yang syar'iyyah, yakni yang berdasarkan syari'at Islam. Cirinya, para peruqyah menjalankan sunnah Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari. Juga menjalankan sunnah dalam berbusana, dalam penampilan, dll. Dan pelaku ruqyah syar'iyyah tidak memakai atau menggunakan jimat dan barang-barang bertuah lainnya.

Ada lagi yang ditanyakan ? (dengan mimik serius :# )

.................. (diam, sepi, lengang... takut kali ya ?? :D )


(selesai).


__________________________
Selesai ditulis tanggal 27 September 2011

Latihan Excel

Written By Unknown on Minggu, 10 Juli 2011 | 3:16 PM

Excel Pertama kali aku mengenalnya ketika masih di SMK, tepatnya di SMK N 3 KIMIA MADIUN. Saat itu pelajaran Excel menjadi satu paket dengan pelajaran Komputer dan Internet. Awalnya aku bingung dengan Excel, karena lembar kerjanya yang kotak-kotak. Aku lebih menyukai ngutak-ngatik komputer (windows), Ms. Word, Ms. Paint, dan Browsing.
Namun kebingunganku tersebut tidak mempengaruhi nilaiku, karena materi Komputer dan Internet masuk dalam kategori Ekstra Kulikuler, asalkan aku rajin masuk, nilaiku pasti bagus. he..he..he..
Hari berganti hari, minggu-minggu pun berlalu berganti bulan, tahun-tahun juga turut mewarnai.. (walah kayak puisi aja :D). Akhirnya tibalah sebuah perubahan besar dan bersejarah dalam hidupku, dalam diriku, tentang perasaanku, padamu, Excel... (hehehe....). Kebingunganku yang dulu, sekarang berubah menjadi hobi. Hampir tiap hari  aku memainkanmu. Karena memang hampir tiap hari pula aku berkutat dengan laporan-laporan yang berkaitan dengan angka-angka, seperti kamu.
Baiklah, cukup basa-basinya, jika Anda berminat dengan Excel, silahkan unduh file latihan Excel di bawah ini, jangan rebutan ya... hehehe... :

1. Latihan Excel 1 (dasar)
2. Latihan Excel 2 (logical formula)
3. Latihan Excel 3 (text formula)
4. Latihan Excel 4 (date and time formula)
5. Latihan Excel 5 (lookup and reference formula)
6. Latihan Excel 6 (math and trig formula)



Soal UAS AMKOP Tantular Madiun :


MATA KULIAH: APLIKASI KOMPUTER II (MS. Excel)
HARI / TANGGAL : JUM’AT, 22 JULI 2011
WAKTU : PUKUL 18.00 – 19.15 WIB
SEMESTER : II ( DUA )

Silahkan pilih soal sesuai NIM Anda:

      
Masing-masing soal di atas terdiri dari 2 lembar, cetak soal Anda pada lembar kertas Folio/F4 dimensi 33,0 cm x 21,5 cm  atau terserah Anda, tidak ada paksaan dalam ukuran kertas, yang penting dicetak. Dan soal-soal di atas menggunakan format PDF, jadi Anda memerlukan aplikasi Adobe Reader atau Foxit Reader untuk membuka file soal tersebut. Jika belum punya silahkan sedot filenya di sini:

Silahkan dipelajari soalnya di rumah, supaya saat ujian kalian tidak ngantuk.. hehehe...

Jika ada pertanyaan, silahkan ditulis aja di kolom komentar. Jika belum punya akun, pada " " pilih ja: "Anonymous".. kemudian klik "Poskan Komentar".

Convert Artikel ke PDF

Written By Unknown on Rabu, 06 Juli 2011 | 2:38 PM

Pengen convert artikel di sini ke dalam bentuk PDF? saya telah menyediakan fasilitasnya..



Send articles as PDF to

Encode HTML

Written By Unknown on Selasa, 05 Juli 2011 | 2:33 PM

Mungkin pernah terpikir, bahwa rekan-rekan ingin menampilkan kode HTML apa adanya di artikel di Blog. Namun apa yang terjadi, ternyata kode tersebut langsung diterjemahkan oleh system.
Bagi rekan-rekan yang kesulitan menampilkan kode HTML apa adanya di postingan blog, silahkan convert kode HTML tersebut di kotak bawah ini, kemudian copy-paste hasil convert dan taruh dalam artikel kalian.
 
Support : Mas Kolis | Ping Blog | Mas Template | Hidayat Jundurrohman
Copyright © April 2012. Armada Cinta-NYA™ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger